Langsung ke konten utama

Manusia dan Tanggung Jawab (Melepaskan Tanggung Jawab)


Apa yang kau berikan untuk dunia?


Tanggung Jawab hanya terdiri dari dua kata,bukan? tidak semudah dua rangkaian kata yang terikat. Tanggung Jawab membentuk beban di pundak manusia. Tidak Percaya? kita tidak bisa melepasnya begitu saja. Bagaimana dengan tanggung jawab? Apa artinya?

Tanggung jawab menurut kamus besar Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab timbul karena telah diterima wewenang. Tanggung jawab juga membentuk hubungan tertentu antara pemberi wewenang dan penerima wewenang. Jadi tanggung jawab seimbang dengan wewenang.
Sedangkan menurut WJS. Poerwodarminto, tanggung jawab adalah sesuatu yang menjadi kewajiban (keharusan) untuk dilaksanakan, dibalas dan sebagainya.
Dengan demikian kalau terjadi sesuatu maka seseorang yang dibebani tanggung jawab wajib menanggung segala sesuatunya. Oleh karena itu manusia yang bertanggung jawab adalah manisia yang dapat menyatakan diri sendiri bahwa tindakannya itu baik dalam arti menurut norma umum, sebab baik menurut seseorang belum tentu baik menurut pendapat orang lain.
Dengan kata lain, tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.


Karena tanggung jawab berasal dari manusia dan kita hidup beriring tanggung jawab maka apa saja tanggung jawab manusia?

Pengabdian dan Pengorbanan
  1. Pengertian Pengabdian
Perbuatan baik yang berupa pikiran dan pendapat sebagai perwujudan kesetiaan, atau suatu kesetiaan yang di lakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu ada hakekatnya yaitu rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras seharian penuh itu untuk mencukupi kebutuhannya. Lain halnya jika kita hanya membantu teman dalam kesulitan mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya sebuah bantuan saja.

Macam – macam pengabdian

  1. Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha Esa
Penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawabnya yang juga diikuti oleh pengorbanan.

  1. Pengabdian kepada masyarakat
Ini timbul karena manusia dibesarkan dan hidup dalam masyarakat, sehingga sebagai perwujudan tanggung jawabnya kemudian melakukan pengabdian juga pengorbanan.

  1. Pengabdian kepada raja
Timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian (kelangsungan) negara dan demi persatuan kesatuan bangsa dan  menyerahkan diri kepada raja yang melindunginya.

  1. Pengabdian kepada harta
Ini terjadi karena seseorang memandang bahwa harta yang menghidupinya, sehingga tindakan- tindakannya semata- mata demi harta. Kadang- kadang ia tanpa menyadari justru mengorbankan dirinya untuk mempertahankan hartanya, yang akhirnya tidak dapat menikmati hartanya

  1. Pengabdian kepada keluarga
Ini timbul karena keinginan untuk membahagiakan keluarga dengan terpenuhinya kebutuhan secara lahir dan batin secara layak.

Contoh Pengabdian dalam Kehidupan Sehari – hari
Seseorang yang sudah lama mengenyam bangku pendidikan dia berniat untuk melakukan membangun pendidikan yang lebih layak untuk negaranya. Dia mengabdikan hidupnya untuk menjadi seorang guru di daerah pedalaman, karena di daerah tersebut masih sangat kurang tingkat masyarakat yang bisa merasakan bangku pendidikan. Dia mulai untuk melakukan pendekatan terhadap masyarakat, mengajarkan mereka dengan ilmu pengetahuan, sehingga daerah tersebut sedikit demi sedikit dapat maju perkembangannya.

Pengertian Pengorbanan
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan,pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.

Macam – macam pengorbanan

  1. Pengorbanan harta benda
  2. Pengorbanan pikiran
  3. Pengorbanan perasaan
  4. Pengorbanan tenaga
  5. Akibat yang di timbulkan dari sebuah pengorbanan

Suatu hasil yang di harapkan seseorang setelah melakukan hal yang mulia. Hasil ini biasanya bersifat positif dan membuat orang merasa hutang budi kepada orang yang berkorban. Hutang budi ini biasanya sulit untuk di lupakan seseorang dan akan selalu teringat pengorban

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Pancasila

Pancasila merupakan dasar Negara Republik Indonesia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 yang kemudian secara resmi disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Pembuatan pancasila melalui sejarah panjang hingga menjadi dasar negara yang tertera pada 5 sila dalam Pancasila. Sejarah Pancasila dimulai dengan masuknya agama di Nusantara menandai dimulainya kehidupan beragama pada masyarakat. Agama merupakan sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan atau dewa atau yang lain dengan ajaran kebaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut.(Kamus Besar Bahasa Indonesia 1995: 10). Di Indonesia dimulai dengan masuknya agama Hindu pada abad ke 7. Agama yang berdasar kitab suci Weda masuk ke Indonesia dari India yang hingga sekarang peninggalannya yang berupa candi-candi masih berdiri megah seperti candi Prambanan, candi Sari. Masuknya agama Budha sebagai agama yang diajarkan Sidharta Gautama, yaitu orang yang telah mencapai kesempurnaan Buddhisme. ...

STRATIFIKASI SOSIAL

     Stratifikasi Sosial “From what I could see, men or women, children or adults, young or aged, rich or poor, war was making everyone equal.” ― Alephonsion Deng 1. Pengertian Stratifikasi Stratifikasi sosial berasal dari istilah Social Stratification yang berarti Sistem berlapis-lapis  dalam  masyarakat;  kata Stratification berasal  dari stratum (jamaknya  : strata)  yang berarti  lapisan;  stratifikasi  sosial  adalah  pembedaan  penduduk  atau  measyarakat  kedalam kelas-kelas  secara  bertingkat  (hierarkis).  Selama  dalam  masyarakat itu  ada  sesuatu  yang dihargai,  dan  setiap  masyarakat  pasti  mempunyai  sesuatu    yang  dihargai,  maka  barang sesuatu  itu  akan  menjadi  bibit  yang  dapat  menumbuhkan  adanya  sistem  yan...

Diskriminasi dan Etnosentris (BERBEDA Bukan Hal BURUK)

Diskriminasi bukan hal baru yang terjadi pada   kehidupan manusia terutama dalam lingkup sosial,menjalin hubungan antar manusia. Hubungan manusia terjadi bukan hanya antar satu pihak tetapi sosialisasi terjadi pada setiap manusia. Lain hal dengan Diskriminasi bagaimana dengabn Ethnosentris yang tidak lebih baik dari masalah diskriminasi yang terjadi Kita sebagai makhluk sosial seharusnya lebih menghargai perbedaan dan lebih mndalami dampak buruk jika diskriminasi 1. Pengertian   Diskriminasi 2. Pengertian Ethonosentris 3. Perbedaan Diskriminasi dan Ethnosentris 4. Dampak buruk akibat Diskriminasi dan Ethnosentris 5. Masalah Diskriminasi dan Ethonosentris di   Berbagai Negara 6. Mencegah dan Menyelasaikan Diskriminasi Perbedaan diberikan Tuhan bukan untuk saling melihat mana yang lebih unggul atau mana yang lebih buruk dari salah satunya Referensi : 1. 2. 3. 4. 5.